Widget HTML Atas

5 Cara Menurunkan Panas Pada Anak Demam

5 Cara Menurunkan Panas Pada Anak Demam
Saat anak mengalami demam, biasanya para ibu akan panik dalam mengurusnya. Beragam cara dilakukan agar si anak sembuh dari demamnya. Memang, demam jika dibiarkan akan berdampak buruk pada kesehatan. Tak jarang, terdapat beberapa kematian akibat anak demam.

Akan tetapi, jika kita sudah mengetahui tips-tips nya untuk mengatasi anak demam. Kita akan lebih tenang dalam memberikan perawatan pada anak. Menurut dokter, ada 5 cara terbaik untuk menurunkan panas pada anak demam yang wajib anda lakukan. 

Untuk langkah-langkah selanjutnya, silahkan simak artikel ini baik-baik!

1. Pastikan anak banyak minum

Diliput dari Dr. Arifianto, SpA, yang dikhawatirkan pada anak yang demam adalah seriko dehidrasi. Dengan kata lain, anak banyak kehilangan cairan tubuh karna aktifitas sehari-hari dan kurangnya minum. 

Jika semakin tinggi demam pada anak maka semakin tinggi pula resiko keluarnya cairan tubuh anak. Oleh karna itu, disarankan agar anak diberikan minum yang banyak agar mengatasi demam pada anak. Untuk anak yang masih menyusui, untuk diberikan susu lebih banyak. 

2. Mandikan dengan air hangat

Diliput dari Dr. Tiwi, SpA, MARS, klinikdrtiwi.com, disitu dijelaskan bahwa salah satu pengobatan pertama pada anak demam yaitu dengan memandikannya dengan air yang hangat. Hal ini dapat anda lakukan untuk balita maupun bayi.

Ketika anak terlihat tidak nyaman dengan tubuhnya karena efek dari demam, ada baiknya untuk memandikannya dengan air hangat. Cara ini dipercaya dapat menurunkan suhu tubuh anak. 

Tetapi, jika anak saat dimandikan terasa tidak nyaman atau tidak mau diam. Anda dapat menyeka tubuh anak dengan handuk yang telah direndam dengan air hangat.

3. Perhatikan aktivitas anak

Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), ketika anak mengalami demam, orang tua diwajibkan untuk mengawasi aktivitas anak secara kesehariannya. Apakah anak masih bermain dengan aktif dan makan dengan lahap?

Selain itu, perhatikan pula frekuensi buang air kecil maupun besar anak setiap 3 hingga 4 jam. Dan apabila anak lebih sering tidur dan malas minum maupun buang air jarang, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Perlu diingat! Jika anak sedang terlelap tidur, anda tidak boleh membangunkannya untuk memberi obat penurun panas. Hal ini dikarenakan anak yang sedang demam dan tertidur pulas itu agar mengembalikan kondisi tubuh anak ke posisi normal.

Oleh sebab itu, jika anak sedang tidur anda tidak perlu membangunnya hanya untuk memberinya obat. Anda dapat memberinya obat setelah anak terbangun.

4. Kompres air hangat

Mengompres dengan air hangat pada anak yang demam memang sudah menjadi hal wajar. Karna mengompres dengan air hangat dipercaya dapat menurunkan suhu pada tubuh anak dan juga dapat meredakan demam anak.

Seperti yang diliput dari idai.or.id, mengompres dengan air hangat dapat membuka pori-pori kulit sehingga panas dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui pori-pori tersebut.

Anda dapat merendam handuk pada air hangat dan mengompres nya pada lipatan ketiak dan juga lipatan paha (selangkangan) selama ±15 menit. Hal ini dikarenakan area tersebut adalah area yang dilalui oleh pembuluh darah besar.

Menurut dokter, jika pembuluh darah membesar maka akan terjadi penguapan didalam tubuh. Sehingga panas akan keluar melalui pori-pori. Selain itu, pembuluh darah yang terhubung ke otak dapat memberi sinyal kepada otak untuk menurunkan suhu tubuh.

5. Berikan obat penurun panas

Jika cara alternatif sudah dilakukan dan tak kunjung membaik, anda dapat memberikan obat penurun panas. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter maupun penjaga apotek (tempat anda membeli obat).

Menurut IDAI, jika suhu tubuh anak melampaui lebih dari 40 derajat Celcius. Disarankan untuk meminum obat penurun panas dan jika perlu untuk memeriksakannya ke dokter.


Menurut para ahli, memberikan obat penurun panas terlebih dahulu dapat menurunkan pusat pengatur suhu di susunan saraf otak bagian hipotalamus. Kemudian setelah memberikan obat, anda dapat mengompres nya dengan air hangat.

Tujuan utama dalam memberikan obat adalah untuk membuat anak terasa lebih nyaman. Selain itu, pemberian obat juga dapat meredakan nyeri sehingga dapat mengurangi rasa nyeri pada anak.

Untuk pemberian obat penurun panas, IDAI menyarankan pemberian obat jika suhu tubuh anak diatas 38 derajat Celcius (pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer).

Lakukan langkah di atas sesuai standar yang diberikan. Lakukanlah perawatan pada anak secara intensif agar hasil yang lebih memuaskan. Jika dalam waktu 3×24 jam tak kunjung membaik, silahkan bawa anak anda untuk berkonsultasi dengan dokter.

Berlangganan via Email