Widget HTML Atas

5 Langkah Penanganan Pertama Pada Sapi Kembung Yang Benar

5 Langkah Penanganan Pertama Pada Sapi Kembung Yang Benar
Kembung adalah salah satu gejala yang sering dirasakan mahkluk hidup, mau itu manusia ataupun hewan bisa terkena gejala ini. 

Gejala kembung sendiri adalah karna adanya penumpukan gas di rumen. Gas-gas ini diproduksi beberapa bagian dari proses pencernaan yang normal.

Kembung biasanya dapat hilang dengan cara alami seperti sendawa atau cegukan. Kembung pada sapi ada beberapa jenis, yang terparah dan paling jarang terjadi adalah kembung gas.

Kembung ini terjadi karena tenggorokan terhalang, tenggorokan terhalang bisa saja karna adanya sisa-sisa makanan yang masih menempel pada dinding-dinding tenggorokan ataupun karna hewan tidak bisa sendawa.

Jika anda memiliki sapi yang sedang gejala kembung, anda dapat menetralisir gas di dalam perut sapi. Caranya, anda dapat mengikuti langkah dibawah ini:

1. Singkirkan semua hewan dari sumber kembung

Semua hewan yang ada pada ternak tidak hanya yang sedang memilki gejala kembung perlu disingkirkan dari kandangnya. Pindahkan mereka ke tepi sungai atau Padang rumput yang non-legum.

Dengan memindahkan hewan-hewan ternak dari kandang, kita dapat membersihkan kandang terlebih dahulu dari sisa-sisa makanan dan kotoran. 

Mencegah kembung untuk mengurangi efek negatif dari kembung dan akan berdampak pada kinerja pertumbuhan sapi. Dan juga, kembung bila di biarkan dampak terburuknya akan pada kematian.

2. Analisis keparahan kembung pada sapi

Level atau tingkatan kembung berkisar dari ringan hingga parah. Pada tingkatan ringan, biasnya akan menunjukkan proses pengembungan di bagian kiri akan tetapi hewan seperti tidak kesakitan.

Pada tingkatan sedang, sapi akan menunjukkan proses pengembungan rumen yang lebih jelas terutama dibagian sisi kiri. Hewan akan terlihat tidak nyaman dan gelisah tetapi tidak menunjukkan gejala sesak nafas.

Kasus dengan tingkatan parah adalah lanjutan dari tingkatan ringan dan sedang. Sapi akan seperti kesakitan dan sesak nafas dan pada akhirnya dapat mengalami kematian. 

3. Segera hubungi mantri atau dokter hewan

Untuk penganan yang utama adalah dengan memanggil ahlinya. Anda dapat memanggil dokter hewan dan infokan pada dokter bahwa keadaan darurat, atau anda dapat membawa hewan anda ke tempat dokter nya.

Bila gejala pada sapi semakin parah, cepat-cepatlah bawa si sapi ke dokter hewan. Tapi jika anda menginginkan alternatif lainnya, anda tidak usah membawa hewan anda ke dokter hewan.

4. Rawat dan prioritas kan hewan yang kembung

Hewan-hewan yang sedang mengalami gejala kembung harus diberikan perawatan yang lebih dari biasanya. Untuk perawatan pertama, anda dapat meredakan tekanan dengan selang perut. 

Pada umumnya, sapi biasanya terkena kembung gas bebas dan cara untuk meredakannya cukup dengan selang perut. Ada juga metode lainnya yang dapat digunakang yang lebih efektif tetapi memiliki efek traumatis. Cara ini dapat digunakan bila selang perut tidak berfungsi.

5. Liarkan Sapi

Jika sekiranya kondisi sapi sudah membaik, atau 5 hari setelah pengobatan anda dapat meliarkan sapi terlebih dahulu. Liarkan di Padang rumput atau dihalaman pekarangan.

Tujuannya agar si sapi dapat beraktivitas dan bergerak untuk menambah imunitas sapi. Biarkan si sapi untuk beraktivitas bebas terlebih dahulu akan tetapi pergerakan si sapi tetap di pantau.

Apabila si sapi masih belum aktif terlebih lagi tidak mau makan, anda harus tetap memberikan perawatan yang lebih intensif pada si sapi. Terus kontrol dan berikan jamu atau obat selama si sapi masih belum normal.

Itu dia 5 langkah penanganan pada sapi yang benar. So gaes, bila anda belum terlalu paham untuk melakukan penangan seperti di atas, alangkah baiknya anda untuk mengambil alternatif no 3 yaitu memanggil dokter hewan agar penanganan yang diambil benar.

Berlangganan via Email